Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Masih Mau Bilang Corona Tidak Ada?

Seorang kepala desa di Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas tengah berjuang memutus mata rantai penyebaran corona virus disease (covid) 1 9. Hanya lantaran satu orang tanpa gejala yang dinyatakan positif, berbuntut panjang. Suasana Salah Satu desa di Banyumas, Jawa Tengah  (doc: pribadi)                   Data 14 orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien dikantongi untuk swab. Dua orang diantaranya positif covid-19. Lagi, orang tanpa gejala. Atas kondisi tersebut, dua wilayah RT praktis lockdown. Dan diperpanjang. Lokasi ketiga orang itu tinggal. Akses lalu lintas warga satu pintu dengan penjagaan ketat. Dengan adanya penambahan jumlah pasien positif. Swab kembali dilakukan. Ada delapan nama yang disinyalir terpapar. Hasilnya, benar. Empat orang positif covid 19. Tidak butuh waktu lama bagi virus corona untuk menyusup. Sekitar dua minggu. Satu per satu warga harus dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan lebih dari 4...

Biarlah, Semua ada Kalanya

/Poro putro diwulang ngaji/ /yen mboten saged pasrah pak Kyai/ Sepenggal puji-pujian, surau belakang rumah. Nyaring dari pengeras suara. Membelah sunyi. Usai jeda kumandang adzan Magrib.

Sekali Lagi Tentang Pendidikan yang Katanya Penting Banget

Sejak September 2018, saya menjalani satu babak baru. Dalam bidang karier dan perjalanan pendidikan. Saya memutuskan untuk kembali ke bangku sekolah dengan mengambil master. Sebelum memutuskannya, saya melakukan sejumlah ritual dan perenunga n.#tsah.